
Tumis cumi adalah hidangan laut favorit banyak keluarga Indonesia karena cita rasanya yang kaya. Kelezatannya yang gurih, sedikit pedas, dan aroma bumbu yang menggoda membuat hidangan ini selalu dinantikan di meja makan.
Kali ini, kita akan membahas resep tumis cumi sederhana yang mudah diikuti di rumah, memastikan cumi tetap empuk dan tidak alot. Dengan resep ini, Anda bisa berkreasi dan membagikan hasil masakan rumahan ala Anda dengan komunitas memasak global, membuat masak makin menyenangkan.
Mengapa Tumis Cumi Menjadi Pilihan Favorit?
Hidangan tumis cumi sangat digemari karena proses memasaknya yang relatif cepat dan praktis. Ini sangat cocok bagi Anda yang memiliki waktu terbatas namun ingin menyajikan hidangan istimewa dan bergizi.
Cumi sendiri kaya akan protein dan mineral esensial yang baik untuk tubuh, seperti selenium dan vitamin B12. Dipadukan dengan aneka bumbu dapur, tumis cumi menjadi pilihan lauk yang tidak hanya lezat tetapi juga menyehatkan.
Persiapan Bahan: Kunci Kelezatan Tumis Cumi
Bahan Utama: Cumi Segar Pilihan
Pilih cumi yang segar dengan kulit yang masih mengkilap, mata bening, dan tidak berbau amis menyengat. Cumi segar akan menghasilkan tekstur yang lebih empuk dan rasa yang lebih manis alami.
Bersihkan cumi dengan membuang tulang rawan bening, kantung tinta (jika tidak ingin tumis cumi hitam), dan matanya. Cuci bersih di bawah air mengalir, lalu potong-potong sesuai selera, bisa berbentuk cincin atau biarkan utuh jika ukurannya kecil.
Bumbu Dasar dan Pelengkap
Siapkan bumbu-bumbu dasar seperti bawang merah, bawang putih, cabai merah keriting, dan cabai rawit sesuai selera pedas Anda. Tambahkan juga jahe dan lengkuas yang digeprek untuk aroma yang lebih harum dan menghilangkan bau amis.
Jangan lupa sediakan bahan pelengkap lain seperti saus tiram, kecap manis, air asam jawa, atau tomat dan daun jeruk untuk memperkaya rasa. Garam, gula, dan penyedap rasa secukupnya juga diperlukan untuk menyeimbangkan bumbu.
Langkah Mudah Memasak Tumis Cumi Sederhana
Proses Penyiapan Cumi Agar Tidak Alot
Setelah dicuci bersih, lumuri cumi dengan sedikit perasan jeruk nipis atau cuka selama 10-15 menit untuk menghilangkan bau amis. Bilas kembali hingga bersih sebelum dimasak agar rasanya tidak asam.
Baca Juga: Resep Cake Wortel Gluten Free: Lezat Tanpa Khawatir, Mudah Dibuat di Rumah
Kunci agar cumi tidak alot adalah waktu memasak yang singkat; masak terlalu lama akan membuat cumi menjadi keras. Panaskan minyak di wajan dengan api besar sebelum cumi masuk, lalu tumis sebentar saja.
Menumis Bumbu Hingga Harum
Panaskan sedikit minyak dalam wajan, lalu tumis bumbu iris atau bumbu halus hingga harum dan matang. Masukkan jahe, lengkuas, dan daun jeruk jika menggunakan, aduk rata hingga layu.
Tambahkan saus tiram, kecap manis, air asam jawa, dan sedikit air, masak hingga mendidih dan bumbu meresap. Koreksi rasa dengan menambahkan garam, gula, dan penyedap jika diperlukan untuk mendapatkan paduan rasa yang sempurna.
Memasukkan Cumi dan Penyelesaian
Masukkan potongan cumi ke dalam wajan yang berisi bumbu, aduk cepat dan rata agar bumbu meresap merata. Masak hanya sekitar 2-3 menit hingga cumi berubah warna dan matang sempurna, jangan lebih dari itu untuk menjaga teksturnya.
Tambahkan irisan tomat atau daun bawang sesaat sebelum api dimatikan untuk menambah kesegaran dan warna pada hidangan. Tumis cumi sederhana rumahan Anda siap untuk disajikan selagi hangat bersama nasi putih.
Variasi Tumis Cumi yang Bisa Dicoba
Untuk pecinta pedas, tambahkan lebih banyak cabai rawit atau irisan cabai hijau besar untuk sensasi yang lebih menggigit dan menantang selera. Anda juga bisa mencoba variasi tumis cumi hitam dengan mempertahankan tinta cumi saat membersihkan.
Jika ingin cita rasa yang berbeda, coba tambahkan petai atau jagung muda saat menumis bumbu. Kreasi ini akan memperkaya tekstur dan rasa pada hidangan tumis cumi Anda, membuatnya semakin unik dan istimewa.
Sajikan dengan Nasi Hangat
Tumis cumi paling nikmat disajikan bersama nasi putih hangat sebagai lauk utama yang mengenyangkan. Taburan bawang goreng juga bisa menambah aroma dan tekstur renyah yang menggugah selera.
Jangan ragu untuk bereksperimen dengan resep ini dan sesuaikan dengan selera keluarga Anda di rumah. Ingat, menyimpan resep, menulis kreasi masakan rumahan ala kamu, dan membagikannya dengan komunitas memasak global akan membuat masak makin menyenangkan.
Pertanyaan Umum (FAQ)
Bagaimana cara membersihkan cumi yang benar?
Bersihkan cumi dengan membuang tulang rawan bening transparan, kantung tinta (kecuali jika ingin membuat tumis cumi hitam), dan matanya. Cuci bersih di bawah air mengalir hingga tidak ada sisa kotoran yang menempel.
Apa rahasia agar cumi tidak alot saat ditumis?
Rahasia utamanya adalah waktu memasak yang singkat dan panas yang tinggi. Masak cumi hanya sekitar 2-3 menit hingga berubah warna dan matang, karena memasak terlalu lama justru akan membuat teksturnya menjadi keras dan alot.
Bumbu apa saja yang bisa ditambahkan untuk variasi rasa?
Anda bisa menambahkan air asam jawa untuk sentuhan segar, saus tomat atau saus sambal untuk rasa yang lebih kompleks, potongan nanas untuk sedikit manis asam, atau bahkan petai dan jagung muda untuk tekstur yang bervariasi. Untuk tumis cumi hitam, pertahankan tinta cumi saat membersihkan.
Bisakah cumi dimarinasi sebelum ditumis?
Ya, Anda bisa melumuri cumi dengan perasan jeruk nipis atau sedikit jahe parut selama 10-15 menit untuk membantu menghilangkan bau amis. Namun, hindari marinasi terlalu lama dengan bahan asam karena bisa mengubah tekstur cumi menjadi lebih keras.
Bagaimana cara menyimpan sisa tumis cumi?
Simpan sisa tumis cumi dalam wadah kedap udara di dalam lemari es dan usahakan habis dalam 1-2 hari. Hangatkan kembali sebelum disantap, namun perlu diingat bahwa tekstur cumi yang dihangatkan ulang mungkin sedikit berubah menjadi lebih kenyal.