
Tidak ada yang lebih memuaskan daripada aroma kue yang baru dipanggang memenuhi setiap sudut rumah. Resep cake 2 telur yang mengembang lembut ini adalah pilihan sempurna untuk memulai petualangan baking Anda, menjadikannya masakan rumahan yang menyenangkan dan mudah dicoba.
Anda tidak perlu khawatir jika persediaan telur sedang terbatas atau ingin membuat porsi kecil, karena hanya dengan dua butir telur, Anda bisa menghasilkan cake yang empuk, moist, dan mengembang sempurna.
Mengapa Cake 2 Telur Begitu Populer?
Cake dengan dua butir telur menawarkan berbagai keuntungan, terutama bagi para pemula atau mereka yang ingin berhemat. Jumlah telur yang minim tidak mengurangi kelezatan atau tekstur cake asalkan kita tahu teknik yang tepat.
Selain lebih ekonomis, resep ini juga ideal untuk porsi personal atau keluarga kecil, sehingga cake selalu disajikan dalam kondisi segar tanpa perlu menyisakan banyak.
Bahan-bahan Pilihan untuk Cake 2 Telur yang Lembut Maksimal
Kualitas bahan adalah kunci utama untuk mendapatkan cake yang mengembang lembut dan lezat. Pastikan semua bahan berada dalam suhu ruang sebelum digunakan untuk hasil terbaik.
Berikut adalah daftar bahan yang Anda butuhkan untuk kreasi masakan rumahan ini. Pastikan untuk menggunakan bahan-bahan berkualitas demi hasil yang optimal.
Daftar Bahan:
- 2 butir telur ukuran sedang (suhu ruang)
- 120 gram gula pasir halus
- 1 sendok teh SP/TBM/Ovalet (emulsifier)
- 150 gram tepung terigu protein sedang, ayak
- 1/2 sendok teh baking powder double acting, ayak
- 1/4 sendok teh garam
- 50 ml susu cair full cream (suhu ruang)
- 75 gram margarin/mentega, lelehkan dan dinginkan
- 1/2 sendok teh ekstrak vanila
Langkah Demi Langkah Membuat Cake 2 Telur Anti Gagal
Ikuti setiap tahapan dengan cermat untuk memastikan cake Anda mengembang sempurna dan bertekstur lembut. Proses ini dirancang agar mudah diikuti oleh siapa saja.
Mari kita mulai menciptakan kelezatan ini di dapur Anda dengan langkah-langkah yang mudah diikuti.
1. Persiapan Awal yang Penting
Panaskan oven Anda pada suhu 170°C selama minimal 15-20 menit sebelum memanggang. Siapkan loyang ukuran 18x18 cm atau diameter 20 cm, olesi dengan margarin dan taburi sedikit terigu atau lapisi dengan kertas roti.
Persiapan yang matang akan membantu proses baking berjalan lancar dan mencegah cake lengket pada loyang.
2. Mengocok Telur Hingga Mengembang Sempurna
Dalam wadah bersih, masukkan telur, gula pasir, dan emulsifier (SP/TBM/Ovalet). Kocok menggunakan mixer kecepatan tinggi hingga adonan mengembang putih kental berjejak, sekitar 7-10 menit.
Tahap ini sangat krusial karena menciptakan volume udara yang akan membuat cake Anda ringan dan lembut.
3. Mencampurkan Bahan Kering dengan Hati-hati
Turunkan kecepatan mixer ke paling rendah, lalu masukkan campuran tepung terigu, baking powder, dan garam yang sudah diayak secara bertahap. Kocok sebentar saja hingga tercampur rata, jangan terlalu lama agar adonan tidak keras.
Anda juga bisa melanjutkannya dengan spatula menggunakan teknik aduk balik (fold-in) untuk menjaga volume adonan.
4. Menambahkan Cairan dan Lemak untuk Kelembaban
Masukkan susu cair dan ekstrak vanila, aduk rata perlahan. Terakhir, masukkan margarin/mentega leleh yang sudah dingin, aduk balik dengan spatula hingga benar-benar homogen dan tidak ada endapan margarin di dasar adonan.
Pengadukan yang kurang rata pada tahap ini bisa menyebabkan cake bantat.
Baca Juga: Resep Gulai Hati Ayam Padang Lezat dan Mudah: Masakan Rumahan Favorit!
5. Proses Pemanggangan yang Tepat
Tuang adonan ke dalam loyang yang sudah disiapkan, lalu hentakkan loyang perlahan beberapa kali untuk mengeluarkan gelembung udara besar. Panggang dalam oven yang sudah panas selama 30-40 menit, atau hingga matang.
Untuk memastikan kematangan, tusuk bagian tengah cake dengan lidi; jika keluar bersih, berarti cake sudah matang sempurna.
Tips Tambahan untuk Cake 2 Telur yang Lebih Istimewa
Menciptakan cake yang sempurna seringkali memerlukan sedikit trik tambahan. Dengan tips berikut, cake Anda tidak hanya mengembang lembut, tetapi juga lebih lezat dan bervariasi.
Jangan ragu untuk bereksperimen dengan sentuhan pribadi Anda.
Pilih Bahan Baku Terbaik
Gunakan telur segar dan emulsifier berkualitas baik untuk hasil maksimal dalam pengembangan adonan. Tepung terigu protein sedang sangat direkomendasikan karena memberikan tekstur yang pas.
Pastikan juga baking powder Anda masih aktif dengan mencoba sedikit dicampur air, jika berbusa berarti masih bagus.
Hindari Overmixing
Pengocokan berlebihan setelah masuknya tepung dapat membuat gluten berkembang terlalu banyak, menghasilkan cake yang keras atau bantat. Cukup aduk hingga semua bahan tercampur rata saja.
Teknik aduk balik (fold-in) adalah sahabat terbaik Anda saat mencampurkan tepung.
Suhu Oven yang Stabil
Suhu oven yang tidak stabil adalah musuh utama cake yang mengembang. Pastikan oven sudah benar-benar panas dan stabil suhunya sebelum loyang masuk.
Hindari membuka pintu oven terlalu sering saat cake sedang dipanggang, terutama di 20 menit pertama.
Variasi Rasa yang Menggoda
Setelah menguasai resep dasar, Anda bisa menambahkan bubuk cokelat, pasta pandan, parutan keju, atau irisan buah kering ke dalam adonan. Ini akan memberikan dimensi rasa baru pada cake Anda.
Jadikan resep ini dasar untuk kreasi masakan rumahan yang tak terbatas.
Menyimpan dan Menikmati Kelembutan Cake 2 Telur
Setelah dingin, potong cake sesuai selera dan sajikan bersama teh atau kopi hangat. Cake ini sangat nikmat disantap saat sarapan atau sebagai teman ngemil sore.
Untuk penyimpanan, simpan cake dalam wadah kedap udara di suhu ruang hingga 3 hari atau dalam kulkas hingga 1 minggu.
Kini Anda telah memiliki resep andalan untuk cake 2 telur yang super lembut, mudah dibuat, dan anti gagal. Jangan ragu untuk menyimpan resep ini, mencoba kreasi masakan rumahan ala Anda sendiri, dan membagikannya dengan komunitas memasak global. Percayalah, masak makin menyenangkan saat Anda berhasil menciptakan kelezatan sederhana ini di dapur Anda!
Pertanyaan Umum (FAQ)
Apa fungsi emulsifier (SP/TBM/Ovalet) dan apakah wajib digunakan?
Emulsifier berfungsi untuk menstabilkan adonan telur dan gula agar tidak mudah turun serta membantu cake mengembang lebih sempurna dan bertekstur lembut. Penggunaannya sangat disarankan, terutama bagi pemula, untuk hasil yang lebih konsisten dan anti gagal.
Bagaimana cara mengetahui adonan telur sudah mengembang putih kental berjejak?
Adonan dikatakan 'putih kental berjejak' ketika warnanya menjadi sangat pucat, kental, dan saat mixer diangkat, adonan yang menetes akan membentuk jejak atau pola di permukaan yang tidak langsung hilang. Konsistensinya menyerupai krim kental.
Mengapa cake saya bisa bantat atau tidak mengembang?
Cake bisa bantat karena beberapa alasan, seperti telur tidak dikocok hingga benar-benar mengembang, overmixing setelah tepung masuk, margarin/mentega leleh yang masih panas, atau suhu oven yang tidak stabil. Pastikan untuk mengikuti setiap langkah dengan teliti dan menggunakan bahan suhu ruang.
Bisakah saya mengganti margarin/mentega dengan minyak goreng?
Secara teknis bisa, namun hasilnya akan sedikit berbeda. Penggunaan minyak goreng cenderung membuat cake lebih lembap tapi kurang kaya rasa dan mungkin teksturnya sedikit lebih padat dibandingkan menggunakan margarin atau mentega yang memberikan aroma dan kelembutan khas.
Berapa lama cake 2 telur ini bisa bertahan dan bagaimana cara menyimpannya?
Cake ini bisa bertahan hingga 3 hari di suhu ruang dalam wadah kedap udara. Jika disimpan di dalam kulkas, daya tahannya bisa mencapai 1 minggu, pastikan juga dalam wadah tertutup rapat agar tidak kering atau menyerap bau dari makanan lain.