
Membuat cake jadul selalu membawa kita kembali pada kenangan manis masa lalu, seolah mencicipi potongan kebahagiaan dari dapur nenek. Resep cake 8 telur adalah salah satu warisan kuliner yang tak lekang oleh waktu, dikenal karena teksturnya yang lembut dan cita rasanya yang kaya.
Cake ini bukan hanya sekadar makanan penutup, melainkan simbol kehangatan keluarga dan kebersamaan. Mari kita selami resep autentik ini untuk menciptakan kembali keajaiban rasa yang selalu dirindukan.
Mengapa Cake Jadul 8 Telur Begitu Istimewa?
Jumlah telur yang banyak dalam resep ini berperan penting dalam menciptakan tekstur cake yang super lembut dan moist. Telur memberikan kelembaban alami dan kekayaan rasa yang sulit ditandingi oleh resep dengan jumlah telur lebih sedikit.
Selain itu, teknik pembuatan tradisional yang mengandalkan pengocokan sempurna menjamin adonan mengembang dengan baik tanpa perlu banyak bahan pengembang tambahan.
Persiapan Bahan-bahan Kunci
Kualitas bahan adalah penentu utama keberhasilan cake jadul ini, jadi pilihlah yang terbaik. Pastikan semua bahan berada pada suhu ruangan agar mudah tercampur rata dan menghasilkan adonan yang stabil.
Berikut adalah daftar lengkap bahan yang Anda perlukan untuk menciptakan kelezatan ini.
Bahan-bahan:
- 8 butir telur ayam ukuran besar (suhu ruangan)
- 250 gram gula pasir halus
- 200 gram tepung terigu protein sedang, ayak
- 1 sendok teh baking powder (opsional, untuk jaminan lebih)
- 150 gram margarin atau mentega, lelehkan dan dinginkan
- 1 sendok teh vanila ekstrak
- Sejumput garam
Langkah Demi Langkah Membuat Cake Jadul Sempurna
Proses pembuatan cake ini memerlukan ketelitian dan kesabaran, namun hasilnya pasti sepadan dengan usaha Anda. Ikuti setiap tahapan dengan cermat untuk mendapatkan tekstur dan rasa yang sempurna.
Pastikan semua peralatan Anda bersih dan siap sebelum memulai proses pengadukan.
1. Persiapan Awal
Panaskan oven Anda pada suhu 170°C, lalu siapkan loyang berukuran 24x24 cm atau diameter 26 cm dengan mengolesi margarin dan menaburi sedikit tepung. Langkah ini penting untuk memastikan cake tidak lengket dan mudah dikeluarkan dari loyang setelah matang.
Ayak tepung terigu bersama baking powder (jika menggunakan) dan garam, sisihkan agar tidak ada gumpalan.
2. Mengocok Telur dan Gula
Dalam wadah besar, kocok telur dan gula pasir menggunakan mixer dengan kecepatan tinggi hingga mengembang, kental, dan berwarna pucat. Proses ini bisa memakan waktu sekitar 10-15 menit, tergantung kekuatan mixer Anda.
Adonan yang mengembang sempurna adalah kunci utama tekstur cake yang lembut dan ringan.
3. Pencampuran Bahan Kering
Turunkan kecepatan mixer menjadi yang paling rendah, lalu masukkan campuran tepung terigu secara bertahap sedikit demi sedikit. Kocok sebentar saja hingga tepung tercampur rata, jangan terlalu lama agar adonan tidak kempes.
Anda juga bisa melipat adonan menggunakan spatula dengan teknik aduk balik untuk menjaga volume adonan.
4. Penambahan Margarin Cair dan Vanila
Masukkan margarin/mentega cair yang sudah dingin dan vanila ekstrak ke dalam adonan, lalu aduk balik perlahan menggunakan spatula. Pastikan margarin tercampur rata tanpa ada yang mengendap di dasar adonan.
Gerakan aduk balik ini sangat penting untuk menjaga volume udara dalam adonan tetap utuh.
Baca Juga: Resep Ayam Kremes Enak Dan Mudah Ala Suharti
5. Proses Pemanggangan
Tuang adonan ke dalam loyang yang sudah disiapkan, lalu hentakkan loyang perlahan beberapa kali untuk menghilangkan gelembung udara besar. Panggang dalam oven yang sudah dipanaskan selama kurang lebih 40-50 menit.
Waktu pemanggangan bisa bervariasi, jadi lakukan tes tusuk lidi; jika keluar bersih, berarti cake sudah matang sempurna.
6. Pendinginan dan Penyajian
Setelah matang, keluarkan cake dari oven dan biarkan dingin di dalam loyang selama sekitar 10-15 menit sebelum dikeluarkan. Pindahkan cake ke rak pendingin dan biarkan benar-benar dingin sebelum dipotong.
Memotong cake saat masih panas bisa membuatnya hancur dan teksturnya menjadi kurang bagus.
Tips Antigagal untuk Cake Jadul Anda
Beberapa trik sederhana dapat membantu Anda menghindari kegagalan dan memastikan cake Anda selalu berhasil. Perhatikan detail kecil ini untuk hasil yang maksimal.
Proses baking memang butuh kesabaran, tapi dengan tips ini, Anda akan lebih percaya diri.
1. Kualitas Bahan Penting
Gunakan telur segar, tepung berkualitas baik, dan mentega/margarin dengan aroma yang enak. Bahan berkualitas tinggi akan sangat memengaruhi rasa dan tekstur akhir cake Anda.
Jangan ragu berinvestasi pada bahan-bahan terbaik untuk kreasi dapur Anda.
2. Teknik Mengocok yang Benar
Kocok telur dan gula hingga benar-benar mengembang dan berjejak, proses ini tidak bisa dipercepat. Adonan yang kurang mengembang akan menghasilkan cake yang bantat dan padat.
Kesabaran adalah kunci dalam tahap ini.
3. Suhu Oven Ideal
Pastikan suhu oven stabil sebelum memasukkan adonan, dan hindari membuka pintu oven terlalu sering saat memanggang. Perubahan suhu mendadak dapat menyebabkan cake kempes.
Investasi pada termometer oven bisa sangat membantu.
4. Jangan Terlalu Banyak Mencampur
Setelah tepung dan margarin masuk, aduk secukupnya saja hingga tercampur rata. Pengadukan berlebihan dapat membuat gluten pada tepung berkembang terlalu banyak, menghasilkan cake yang keras.
Gunakan teknik aduk balik yang lembut dan cepat.
Menciptakan resep cake jadul 8 telur ini adalah sebuah perjalanan kuliner yang memuaskan dan penuh nostalgia. Setiap gigitan membawa cerita dan kehangatan yang tak terlupakan.
Kini Anda bisa dengan bangga simpan resep, tulis kreasi masakan rumahan ala kamu, dan bagikan dengan komunitas memasak global. Masak makin menyenangkan. Selamat mencoba dan menikmati kelezatan klasik ini!
Pertanyaan Umum (FAQ)
Kenapa cake ini menggunakan 8 telur, apakah bisa dikurangi?
Jumlah 8 telur adalah kunci utama untuk mendapatkan tekstur yang sangat lembut, moist, dan kaya rasa pada cake jadul ini. Mengurangi jumlah telur akan mengubah tekstur dan kepadatan cake, membuatnya kurang istimewa.
Apakah harus menggunakan margarin atau bisa diganti mentega sepenuhnya?
Anda bisa menggunakan margarin, mentega, atau campuran keduanya. Mentega akan memberikan aroma dan rasa yang lebih kaya, sementara margarin dapat membuat cake lebih kokoh. Pastikan melelehkan dan mendinginkan keduanya sebelum dicampurkan.
Bagaimana agar cake jadul tidak bantat?
Kunci utama adalah mengocok telur dan gula hingga benar-benar mengembang dan berjejak. Selain itu, jangan terlalu lama mengocok setelah tepung dan margarin masuk, serta pastikan suhu oven stabil dan jangan sering membuka pintu oven saat memanggang.
Berapa lama cake jadul ini bisa disimpan?
Cake jadul yang disimpan dalam wadah kedap udara pada suhu ruangan dapat bertahan sekitar 3-4 hari. Untuk penyimpanan lebih lama, Anda bisa menyimpannya di kulkas hingga seminggu, atau di freezer hingga 1 bulan.
Apakah perlu menggunakan emulsifier (SP/TBM/Ovalet) untuk resep ini?
Secara tradisional, resep cake jadul ini tidak selalu menggunakan emulsifier, mengandalkan kekuatan pengocokan telur dan gula yang sempurna. Namun, jika Anda ingin hasil yang lebih stabil dan mengembang pasti, sedikit emulsifier (sekitar 1 sendok teh) bisa ditambahkan saat mengocok telur dan gula.